Archive for the 'poem' Category

24
Jun
09

Pengemis Tua

Dalam hatiku terbentuk sebuah ruangan lusuh

Ruangan yang pengap, gelap, dan penuh dengan tangis tanpa jejak

Setiap bulan penuh, ruangan itu selalu terbuka pintunya

Menemani kelam nyawaku

Suatu hari, ruangan lusuh itu menyempit

Menyambut kedatangan sesosok pengemis tua

Pengemis dengan badan tak terurus dan mata yang menyipit seakan ingin menelanku

Aku terperanjat, berusaha menjauhkan pengemis itu dari ruangan lusuhku

Kupikir, pengemis itu menyakitkanku dengan kedatangannya

Namun..

Pengemis tua itu diam disana

Mengusap ruangan lusuhku dengan tangisnya

Merapihkan ruangan lusuhku dengan lembutnya

Menyibak kelam ruangan lusuhku

Lama dia melakukan itu semua dengan giatnya

Melupakan penyakit tuanya yang menggerogoti tubuhnya

Dan kusadari, dialah sosok lelaki yang mencintai aku

Dia menyayangi aku tanpa keluhan setitikpun

Dia menghapus ruangan lusuhku yang merupakan jeritan hatiku

Dia menentramkan aku

Dia ada untukku

Dan aku ada untuknya

Karena dialah aku bersinar, menyukai kehidupanku teramat sangat

Dia bukanlah pengemis tua seperti yang kulihat awal tampaknya

Dialah abadiku

Dialah cahayaku

Dialah cintaku

..

03
Feb
09

sebuah awal

Kini kumenulis diatas kertas baru dengan pena hati yang menari
Berbisikku pada hatiku, akankan bait ini berlari ataukah menanti
Sumpah mati pada mati, aku mengemis akan bahagia hati
Bukan bahagia wajah, tapi bahagia senja dini
Bodohkah bila berharap sekali lagi pada pena yang telah menari ribuan kali?
Mengais seonggok harap dalam pintu yang melongok diri
Bila ini sajakku, izinkanlah ini sajak terakhirku sampai panti

19
Oct
08

Makhluk Itu Bernama Laki-Laki

Makhluk itu bernama laki-laki,,

seenaknya,, kasar dan menyebalkan
bisa mengatur kaumku dengan angkuhnya
bisa tertawa dengan taringnya yang besar dan tajam
memiliki hak lebih besar dibanding kaumku,,
dia bisa hidup sesukanya,,
makhluk itu curang, tamak dan serakah,,
sebenarnya, makhluk itu cukup menarik
dia bisa melindungi kaumku,,
dia bisa menghormati kaumku,,
dia bisa memberikan kejutan di tiap hari untuk kaumku,,

tapi apakah kau menyadarinya?
apakah kau menyadari bahwa dia hanya bisa terdiam melihat kaumku yang mengemis cintanya
dia hanya bisa mengelak saat berbohong
dia hanya bisa berkata “maaf” saat menyakiti kaumku
dia hanya bisa berkata, tapi tidak membuktikan,,
dia hanya bisa menyesal saat semuanya terjadi,,
dia hanya bisa berpikir dirinya sendiri,, bukan kaumku,,
dia hanya bisa melenggang dengan dingin saat satu kaumku meratapinya

hey!!
kamu kira kamu siapaa??
kita sama-sama makhluk Tuhan yang diagungkanNya!
kita merupakan spesies yang sama! sama-sama homo sapiens,,
kita sama-sama bernafas menghirup oksigen!
kita sama-sama bisa berbicara, tertawa, menangis, marah dan bersedih!
kita memiliki organ tubuh yang hampir sama,,
kita sama-sama berjalan dengan kaki bukan??

seandainya makhluk itu mengerti betapa rentanya hati kaumku
seandainya makhluk itu mengerti betapa kita saling membutuhkan,,
seandainya makhluk itu membaca surat Yaasin pada malam-malamnya
dia pasti terbelalak saat membaca sebuah ayat penuh makna,
menyadari kuasa Tuhan saat berfirman:

Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui”

kita saling membutuhkan hai kaum lelaki,,,
kenapa engkau sombong akan dirimu?

 

19
Oct
08

Ini yang Terbaik

Sesaat, inginku menoleh kebelakang,,
melihat jejak yang telah kutinggalkan,,
menelusuri serpihan serpihan diriku,,
meralat tiap kata yang kuucap dulu,,
mencoba memperbaiki tiang-tiang masa lalu,,
tapi,,
aku harus berjalan kedepan,,
pasir waktu sudah tidak bisa diputar
piringan hitam terus memutar lagu berikutnya,,
detak jantung sudah tak dapat berulang kembali,,

seandainya waktu dapat berputar kembali,,

seandainya tawa riang itu dapat bergelak lagi,,

seandainya tetes air mata dapat kuhentikan,,

dan,,

ternyata Tuhan mengabulkan doaku,,

apakah kamu percaya?

percaya atau tidak,, saat ini aku ada di persimpangan,,
kembali ke masa lalu atau tidak,,
tapi,,

dengan bodohnya aku memilih sesuatu yang abstrak,,
dengan munafiknya aku memilih masa depan,,
masa yang masih berupa lembaran putih,,
bukan lembaran berwarna hitam kelam itu,,

doaku hancur seketika,,

diamku dalam kegamangan ini,,

ternyata saat doaku dikabulkan, aku memilih ini,,
aku pikir ini yang terbaik,,

aku harap memang ini yang terbaik,,

dan memang ini yang terbaik,,

 

19
Oct
08

Bola Sederhana

Ya Tuhan,,

Bola itu sangat ingin aku miliki,,

bola itu tidak besar dan tidak kecil,,

bentuknya bulat sempurna bagaikan bulan penuh

warnanya gelap mengkilat, tetapi bersinar cerah dari dalam,,

banyak bola lain yang kutemukan, tetapi tidak seperti bola yang kuinginkan,,

bola ini berbeda,,

bola ini tidak akan memantul ke kepalaku,,

bola ini akan mengikuti kemana aku berjalan,,

dengan cahayanya, dia akan menuntunku,,

bola yang aku inginkan sederhana,,

tidak berlebihan seperti bola lain yang bertahtakan berlian,,

Bola itu sangat ingin kumiliki,,

Tapi, sungguhpun aku mencari bola itu, mataku telah terbutakan pelu

Sedari dulu,bola yang kucari-cari tergeletak di depan mataku,,

bola bundar sempurna dengan warna yang kuinginkan,,

dia hadir tepat di depan mataku saat ini,,

bola yang sederhana, tetapi pintaku yang sangat berharga,,

terima kasih Tuhan,, telah kau kabulkan pintaku,,

kini, bola itu ada untukku,,

 

19
Oct
08

Kertas Hidupku

“ada” pekik hatiku

dengan kilat kuambil secarik kertas penuh debu

kutiup debu di atas permukaan kertas itu,,

entah berapa lama aku tidak mengisi kertas ini

kertas yang “kata orang” berarti setengah nyawaku

kertas yang “kata orang” bernyanyi indah saat aku menyadari keberadaannya

mungkinkah?

aah, sudahlah,, aku hanya ingin menuliskan keberadaannya

ingin mengungkapkan betapa sakral hadirnya

betapa aku bahagia hanya dengan mendengar jejak langkahnya

aku hanya ingin menulis hal itu,,

hal yang telah lama tak kulakukan,,

….

aku terdiam, menyadari sesuatu,,

“aku mengerti sekarang”

kertas ini merupakan kisah yang telah lama kukubur,,

kertas ini telah kubuang jauh-jauh dari kehidupanku,,

kertas ini telah kulenyapkan, semenjak aku tidak ingin mencinta lagi,,,

tapi,,

aku tidak bisa mengelak kehadirannya,,,

lihat aku,, menulis cepat di atas kertas ini,,,

lihat aku, tersenyum riang meski perih mataku terkena luka mencintai

lihat aku,,

lihat,,,

,,,

19
Oct
08

Sesuatu yang Kusebut Cinta

Saat mata ini tak lagi menatap

kutangkap siluet lembut berwarna warni

indah dengan kelembutannya

saat bibir ini terdiam

kurasakan hadirnya dalam tiap tuturku

penuh dan berarti dalam tiap nafasku

saat tawa tak lagi berarti

kutemukan asa yang menenteramkan jiwaku

menyelimutiku dalam indahnya senyuman dari hati

saat hati tak lagi merasa

kutemukan hadirnya dalam mimpiku

menegarkanku akan arti cinta sejati

saat telinga ini mengatup

kudengarkan hatiku yang berkata

aku mencintainya

Tuhan,,

jika hati ini meragu, tegarkanlah aku

jika sampai letihku, selalu ingatkanlah aku akan tawanya

jika sampai asaku, penuhilah aku akan bayangannya

jika sampai pikir jahatku, sadarkanlah aku akan kebaikan hatinya

jika aku meragu, tetapkanlah aku pada sosoknya yang hangat

aku mohon Tuhan,dengarkan pintaku ini,,

pinta dari hambamu yang merasakan keindahan dan kehancuran dari sesuatu yang Kau ciptakan,,

sesuatu yang kusebut cinta,,

 




July 2017
M T W T F S S
« Jun    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pleasestopthetime