20
Oct
08

Warung Mak Uneh yang Mak Nyuuuusss!!

Satu lagi jajanan yang menjual makanan khas Sunda, Warung Mak Uneh. Rasanya enaaaaak banget! Kalau kata Pak Bondan sih “Mak Nyuuuusss!!”. Mak Uneh ini menjual makanan yang “rumahan” banget, kalau kamu lagi pengen banget makan makanan rumah, coba deh ke Mak Uneh.

Almarhumah Mak Uneh memulai usahanya di sebuah gang sempit di seputaran Jalan Pajajaran. Kini sudah generasi ketiga dan keempat yang mengelola usaha tersebut. Generasi ketiga mengelola warung asli di Gang Terasana. Gang ini persis berada di samping rumah sakit bersalin. Patokannya, setelah Stadion Pajajaran ambillah lajur paling kiri. Persis sebelum rumah sakit bersalin ada gang, dan di dalam gang itulah warung Mak Uneh berada.

Mobil pengunjung warung biasanya diparkir di sepanjang gang ini, juga di pinggir Jalan Pajajaran. Dari sana calon pembeli harus berjalan kaki masuk ke gang yang lebih kecil lagi. Warung ada di sisi kiri gang yang makin menyempit. Begitu masuk warung ini kesannya memang seperti warung biasa. Namun jumlah kursi yang disediakan tak seperti warung. Meja kursi tersedia hingga ke dalam.

Kamu harus menukar selembar uang Rp 10.000 untuk semangkuk kecil haremis. Pepes nasi ikan asin pantas dicoba. Dengan Rp 10.000 kita bisa menelusuri cita rasa pepes nasi berisi sepotong kecil jambal roti, petai, dan telur ayam kampung rebus ini. Telur ayam kampung dibelah jadi dua. Tak ada rasa amis.

Nasinya aja sudah terasa gurih akibat dicampur semua lauk tadi. Buat yang suka ayam, di sini juga dijual ayam kampung goreng. Tentu aja cita rasa ayam kampungnya tak perlu diragukan lagi.

Gurame goreng di sini cukup untuk makan bertiga. Gurame itu sudah dipotong di bagian kepala dan ekor hingga tersisi bagian tengah atau daging aja. Selain gurih dan renyah, sepotong gurame yang dipatok Rp 50.000 itu berdaging sangat tebal. Secuil daging gurame dicocol sambal mangga atau sambal dadak baru masukkan ke dalam mulut, biarkan saraf-saraf di dalam mulut yang menilai.

Kalau kamu nggak tahan melihat udang goreng berukuran cukup besar, coba aja! Tak ada ruginya. Meski seporsi berisi tiga udang goreng dibanderol Rp 60.000, tapi soal rasa jangan ditanya. Plus sambal mangga sebagai temannya, rasanya sepadan. Ulukuteuk leunca, sate bandeng juga siap dinikmati.

Ulukuteuk leunca adalah leunca yang dimasak dengan cabai dan oncom. Leunca bulat kecil yang terasa pahit bergabung dengan oncom yang berasa pedas menyajikan rasa khas Sunda yang sebenar-benarnya. Warung Mak Uneh di Jalan Pajajaran ini buka Sabtu sampai Kamis, dan tutup pada hari Jumat. Sejak pukul 07.00 warung ini sudah menyediakan sarapan warga Bandung, dan akan berakhir pukul 16.00.

Sementara itu restoran Mak Uneh di Jalan Setiabudi (seberang NHI) buka setiap hari mulai pukul 11.00- sampai sekitar pukul 19.00. Resto ini dikelola generasi keempat Mak Uneh.

Penasaran gimana rasa masakannya? Ayo buruan ke Mak Uneh, dijamin mantap! Hehe.


0 Responses to “Warung Mak Uneh yang Mak Nyuuuusss!!”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pleasestopthetime

More Photos

%d bloggers like this: