19
Oct
08

Ini yang Terbaik

Sesaat, inginku menoleh kebelakang,,
melihat jejak yang telah kutinggalkan,,
menelusuri serpihan serpihan diriku,,
meralat tiap kata yang kuucap dulu,,
mencoba memperbaiki tiang-tiang masa lalu,,
tapi,,
aku harus berjalan kedepan,,
pasir waktu sudah tidak bisa diputar
piringan hitam terus memutar lagu berikutnya,,
detak jantung sudah tak dapat berulang kembali,,

seandainya waktu dapat berputar kembali,,

seandainya tawa riang itu dapat bergelak lagi,,

seandainya tetes air mata dapat kuhentikan,,

dan,,

ternyata Tuhan mengabulkan doaku,,

apakah kamu percaya?

percaya atau tidak,, saat ini aku ada di persimpangan,,
kembali ke masa lalu atau tidak,,
tapi,,

dengan bodohnya aku memilih sesuatu yang abstrak,,
dengan munafiknya aku memilih masa depan,,
masa yang masih berupa lembaran putih,,
bukan lembaran berwarna hitam kelam itu,,

doaku hancur seketika,,

diamku dalam kegamangan ini,,

ternyata saat doaku dikabulkan, aku memilih ini,,
aku pikir ini yang terbaik,,

aku harap memang ini yang terbaik,,

dan memang ini yang terbaik,,

 


0 Responses to “Ini yang Terbaik”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pleasestopthetime

More Photos

%d bloggers like this: