Makhluk itu bernama laki-laki,,
seenaknya,, kasar dan menyebalkan
bisa mengatur kaumku dengan angkuhnya
bisa tertawa dengan taringnya yang besar dan tajam
memiliki hak lebih besar dibanding kaumku,,
dia bisa hidup sesukanya,,
makhluk itu curang, tamak dan serakah,,
sebenarnya, makhluk itu cukup menarik
dia bisa melindungi kaumku,,
dia bisa menghormati kaumku,,
dia bisa memberikan kejutan di tiap hari untuk kaumku,,
tapi apakah kau menyadarinya?
apakah kau menyadari bahwa dia hanya bisa terdiam melihat kaumku yang mengemis cintanya
dia hanya bisa mengelak saat berbohong
dia hanya bisa berkata “maaf” saat menyakiti kaumku
dia hanya bisa berkata, tapi tidak membuktikan,,
dia hanya bisa menyesal saat semuanya terjadi,,
dia hanya bisa berpikir dirinya sendiri,, bukan kaumku,,
dia hanya bisa melenggang dengan dingin saat satu kaumku meratapinya
hey!!
kamu kira kamu siapaa??
kita sama-sama makhluk Tuhan yang diagungkanNya!
kita merupakan spesies yang sama! sama-sama homo sapiens,,
kita sama-sama bernafas menghirup oksigen!
kita sama-sama bisa berbicara, tertawa, menangis, marah dan bersedih!
kita memiliki organ tubuh yang hampir sama,,
kita sama-sama berjalan dengan kaki bukan??
seandainya makhluk itu mengerti betapa rentanya hati kaumku
seandainya makhluk itu mengerti betapa kita saling membutuhkan,,
seandainya makhluk itu membaca surat Yaasin pada malam-malamnya
dia pasti terbelalak saat membaca sebuah ayat penuh makna,
menyadari kuasa Tuhan saat berfirman:
“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui”
kita saling membutuhkan hai kaum lelaki,,,
kenapa engkau sombong akan dirimu?



WEUW SUKA DEH. BENER BANGET GITU.TELAK. HAHA
hehe, terinspirasi dari pengalaman pribadi+ pas lagi BT sama cowo ni Buuuurr! Hehe
Tidak semua leki-laki…